Tanggapan Netizen tentang KKN Desa Penari


Selamat malam sabtu guys… oke malem ini gua kembali lagi dengan kegiatan menulis . Biasa kegiatan pengangguran yang suka ngabisin kuota wkwk. Jadi akhir-akhir ini jagad maya alias warga twitter lagi di hebohkan dengan cerita mahasiswa KKN yang ceritanya itu mengandung unsur horor. Awalnya aku sih iseng-iseng buka tweet karena ada notif dari kawan , gak taunya dia lagi ngomongin masalah mahasiswa yang KKN di suatu wilayah di Indonesia , gua auto penasaran kan (gua liat tweet ini 2 hari yang lalu) . Kenapa baru mau review sekarang? Karena ceritanya pas malam itu hp low jadi baru mau baca udah mati aja sempet gak bisa tidur karena kepikiran horornya cerita anak KKN itu , akhirnya pagi hari aku baru sempet buka twitter dan baca-baca ceritanya dari jam 10 – 2 an karena kepotong mandi dan solat . Jadi intinya dari cerita itu atau beberapa hal yang membuat aku penasaran gitu , akhirnya aku mau nulis beberapa ringkasannya dan mungkin agak terlambat sedikit walau demikian gak basi-basi amat sih karena di twitter masih trending 1 untuk sore tadi, pengen liat apa iya masih trending nih aku kasih screenshot-annya.

Pengambilan gambar pribadi melalui twitter

Trendingnya #kkndesapenari #bima . Oke langsung aja ya , di KKN itu adalah singkatan dari kuliah kerja nyata . KKN biasanya bagi mahasiswa itu sudah ditentukan lokasinya oleh pihak kampus , berbeda pada zaman tahun 2009 yang dialami oleh beberapa mahasiswa ini , dimana mereka harus mengajukan proposal untuk kegiatan KKN nya dan menentukan lokasi yang tepat buat program kerja mereka , biasanya kalau mereka mencari lokasi di pedesaan begitu halnya dengan kakak-kakak ini memilih lokasi yang strategis untuk program kerja mereka , akhirnya terpilihlah Desa Penari (walau namanya disamarkan) .

Desa Penari yang  digambarkan di cerita ini adalah sebelum memasuki desa Penari mereka harus melewati hutan yang tidak ada satu rumahpun di sekitarnya hanya ada satu desa , yaitu desa tempat mereka kkn (Desa Penari). Oke langsung aja ya next disini aku mau langsung mereview , tapi nih bua kalian semua yang masib penasaran banget sama ceritanya bisa langsung berkunjung ke twitter cari akunnya “SIMPLEMAN” disitu ada ceritanya dan kalian wajib baca dua-dua (pertama kalian baca dulu yang versi widya dan yang kedua versi nur ) agar nyambung bacanya, selain itu buat kalian yang males baca dengerin aja review di ytbnya “Bang Raditya dika”. 

Review atau tanggapan aku terhadap cerita versi widya :

  • Izin orang tua widya (jadi sebelum berangkat widya izin sama ibunya , ibunya memiliki firasat tidak enak terhadap tempat kkn widya ) . Jadi kalau menurut aku disini (widya harus mengindahkan nasehat ibunya karena ibunya sudah memberikan nasehat kepada dia bahwa tempat kkn nya itu berbahaya baginya) *biasanya apa yang dikatakan orang tua itu ada benarnya /kudu di gugu*
  • Lokasi , yang mana ketika widya dan kawan-kawannya sampai kesana terutama widya sudah di sambut dengan suara gamelan yang mana tidak semua anak KKN mendengarnya hanya widya dan nur saja yang mendengar.
  • Jaraknya jauh dari jalan raya , menurut widya jalan menuju kedesanya amat jauh tapi menurut ayu jalan menuju ke desa hanya 30 menitan. Kalo menurut aku sih biasanya kalau dalam perjalanan ke suatu tempat emang rasanya jauh….. betul giliran baliknya cepet banget . Ya gak sih ? *komem dibawah yg sering ngerasaain demikian*
  • Perkenalan desa, jadi awal mula yang di kenalkan untuk menjadi prokja mereka itu adalah “pemakaman” , yang membuat aneh adalah nisannya di tutup kain hitam dan sekitarnya banyak sesajen , bukan hanya di pemakaman tetapi di sekitar desa itu juga banyak.
  • Ucapan , ucapan ketika salah satu dari mereka berucap “cuk” terutama di ceritanya di perankan oleh wahyu “orang yg super santuy , kayak kita banget ya kan” . Biasanya kalau orang baru kenal atau baru menginjakkan ke tempat baru hagus menjaga pembicaraan apalagi mereka disana itu adalah tamu “mahasiswa KKN”, yang harus menjaga sopan santunnya.
  • Tempat keramat, nah mereka anak – anak KKN sudah diberikan wejangan serta nasehat atau larangan agar tidak melewati batas desa “Tipak Talas” kalau dalam cerianya. Sudah tau larangan jangan di langgar!, eh malah buat tempat begituan hehe (baca ceritanya sampe abis ya , biar nyambung)
  • Di setiap rumah warga tidak ada kamar mandi , dalam benak gua 1 sih gimana pipis kalo malem ya trus kalo boker kayak mana ? (Biasnya sih nampung air bawa ke rumah buat wudhu , cupir dll) mungkin mereka ambil dari sungai dibawa ke rumah.
  • Pas widya minum dari teko ada rambutnya , wah … itu kalau dari klu yang di berikan wahyu kalau gak “widya di pelet” , kalau menurutku widya disukai bima dan bima itu suka naruk sesajen gitu di bawah ranjangnya dan diatasnya ada foto widya “mungkin karena suka dengan widya makanya di pelet ” *baca versi nur ya ini ada di versi nur , nur liat sendiri karena dikasih tau sama anton soal bima gak pernah solat lagi dan suka onani serta suka tertawa sendiri bahkan menyimpan sesajen dibawah ranjangnya*

Oke next ya versi Nur :

  • Sebelum Nur ke Desa KKN nya sudah merasa aneh dengan desa tersebut , menurut gua kenapa dia gak bilang dari awal kalo ada yang aneh . Soalnya si nur sudah tau sesajen di desa itu sebelumnya , serta desanya jauh dari jalan raya .
  • Nur dengan sifat religiusnya , nur yang dalam cerinya di ceritakan dengan sifat religi atau agamis gitulah , rajin solat dll dan bisa melihat makhluk halus.
  • Selendang dan mahkota , nur yang mengetahui bahwa bima dan ayu melakukan perbuatan yang melanggar di Tipak Tilas , memergoki bima dan ayu seta memberikan nasehat kepada bima seharusnya jangan melakukan hal yang tidak senonoh tersebut “perbuatan tersebut melanggar norma agama” kenapa bima bisa melakukn hal demikian? , lantarannya bima melanggar yaitu , bima pernah datang ke Tipak Tilas yang sebelumnya tidak boleh anak KKN datang kesana , lalu bima juga bertemu dengan wanita cantik serta bima di beri mahkota untuk membuat widya jatuh cinta dengannya “mahkotanya  melalui ayu untuk diberikan kepada widya “, karena dalam ceritanya hilang maka ayu di berikan seledang sebagai gantinya , ternyata mahkotanya sudah di letakkan di lemari pakaian widya . Untuk selendangnya sendiri dibawa oleh ayu , maka mana kala slendang itu di pakai maka laki-laki mana yang tidak jatuh hati kepada wanita tersebut . Maka dari itu bima malah jatuh hati dengan ayu sehingga khilaf .

Pesan moral yang terkandung menurut aku :

Jaga sikap serta tingkah laku ketika kita berada di lokasi atau di rumah orang *dimana bumi di pijak disitu langit di junjung*, tidak bicara kotor atau tidak sopan terhadap orang tua , bedoa ketika menempat di tempat yang baru *sesuai keyakinan masing-masing, jangan melanggar aturan atau menghormati hasil peninggalan leluhur , jangan membangkak omongan orang yang lebih tua , jangan lupa beribadah dan tanggung jawab terhadap perbuatan yang mereka perbuat (akhir kisah bima dan ayu meninggal karena garus mempertanggung jawabkan perbuatan yang mereka langgar)

Dari cerita mereka gua sempet heran sih , mereka bisa tinggal selama kurang lebih 23 hari serta mobil KKN yang menjemput mereka bisa masuk ke desa sedangkan dalam ceritanya aja gak bisa masuk kecuali motor .

NB : dalam ceritanya hanya 6 orang padahal ada 14 anak KKN

Oke , ma cerita ini fiksi atau non fiksi terserah ya cuma ini cocokdi buat film buat gw pencinta horor tapi kudu harus minta izin dari semha pihat yg terlibat dalam KKN waktu itu .

Nb sekali lagi hihi , warganet seneng banget sama mas wahyu dalam ceritanya “orangnya santuy ew… ” mau liat gak buktinya ?

Sumber ini gua ambil dari twitter.

Oke see you . Semoga bermanfaat dan maaf jika ada yang kurang dalan reviewnya 😊 .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *